Selamat kepada tiga dosen Departemen Fisika IPB yang yang karyanya telah lolos dalam 111 Inovasi Indonesia Paling Prospektif Tahun 2019 versi Business Innovation Center (BIC)

  1. Inventor : Dr. Siti Nikmatin (Dept. Fisika IPB) dengan  judul  “Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Nonwoven sebagai Material Biokomposit Anti Peluru” 
  2. Inventor : Dr. Yessie Widya Sari, Dr. Akhiruddin, dan Angga Saputra (Dept. Fisika IPB) dengan judul “Nano Hidroksiapatit sebagai Material Implan Tulang dan Gigi dari Cangkang Telur Bebek”
  3. Inventor : Dr. Laksmi Ambarsari, Imelia Dewi (Dept. Biokimia, IPB) dan Dr. Akhirudin (Dept. Fisika IPB) dengan judul KE- CELL : Kulit Keprok (Citrus reticulata) Ecoenzyme Fuel Cell dan Potensinya sebagai Energi Terbarukan di Indonesia”

Source: http://dik.ipb.ac.id/selamat-kepada-inovator-ipb-yang-lolos-dalam-111-inovasi-indonesia-2019-versi-bic/

Selamat kepada Kontingen Departemen Fisika yang memperoleh Juara Umum bidang olahraga pada SPIRIT 2020

Sport Competition and Art Festival on MIPA Faculty (SPIRIT) merupakan event tahunan yang diadakan oleh BEM FMIPA IPB untuk mengasah kemampuan dan kreativitas di semua depertemen FMIPA dalam bidang Olahraga (11 cabang olahraga) dan Seni (14 bidang seni). Tema yang diangkat tahun ini adalah “Science Fiction” yang diadakan selama 23 hari dari tanggal 1-23 Februari 2020. Event ini dilangsungkan di tiga tempat berbeda yakni Gymnasium IPB, GOR Lama, dan Kolam Renang Padjajajran.
Departemen Fisika memperoleh Juara Umum bidang olahraga dengan memperoleh 7 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu dengan rincian sebagai berikut.
Medali Emas: Futsal putra, Futsal Putri, Voly putri, Renang putra, Tenis Meja, Sprint (100 meter) putri, dan Lompat jauh putri
Medali perak: Bulu tangkis, Estafet (4×100 meter) putri, Lompat jauh putra, dan marathon putra
Medali perunggu: Voly putra, Estafet (4×100 meter) putra, dan sprint (100 meter) putra.

Team renang putra

Untuk bidang Seni, Departemen Fisika hanya memperoleh peringkat tiga dari delapan departemen yang berpartisipasi.
Sementara itu, lomba desain poster (salah satu bidang Seni yang diperebutkan) memperoleh juara favorit yang memperoleh like terbanyak di Instagram.

Juara 1 tenis meja

Selain dari prestasi Fisika dibidang Olahraga dan Seni SPIRIT 2020 Departemen Fisika juga mendapat juara 2 Best Suporter. Dimana Best Suporter didapatkan berdasarkan kekompakkan dan kreativitas para Suporter Fisika pada SPIRIT 2020. Nama Tim Suporter Fisika untuk SPIRIT adalah Einstein Mania yang memiliki instagram @einstein_mania yang dimana berisi Hasil Pertandingan, Foto dokumentasi dan jadwal pertandingan.

“Kreativitas dan kemampuan mahasiswa Fisika dapat lebih ditingkatkan melalui event ini terutama bidang olahraga. Bidang olahraga memperoleh peningkatan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya yakni dari peringkat 6 ke juara umum. Dan hal ini sangat membanggakan karena sangat didukung oleh semangat partisipasi yang sangat besar oleh civitas akademika di Fisika”, Bambang Prihatmoko Putra (Ketua Departemen Personal Improvement Himafi 2019/2020 dan Ketua Einstein Mania 2019/2020). Selain itu, Bambang juga berharap dukungan dari Departemen Fisika dapat ditingkatkan untuk mendukung pelaksanaan SPIRIT di tahun-tahun selanjutnya.


Selamat atas prestasi yang membanggakan Kotingen Fisika di SPIRIT 2020.

Departemen Fisika IPB University Meningkatkan Literasi Sains dan Teknologi Bagi siswa SMK Budiniah, Citeureup Kabupaten Bogor

Departemen Fisika IPB University menerima kunjungan SMK Budiniah, Citeureup Kabupaten Bogor pada 13 Februari 2020. Dalam kunjungan ini para siswa mendapatkan coaching clinic tentang Robotika dan Internet of Things (IOT) yang disampaikan oleh Tim Physics Research Club (PRC), Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) dan tenaga kependidikan (Laboran/Teknisi Laboratorium Fisika Lanjut). Pada coaching clinic ini didemonstrasikan alat Lampu IoT, yaitu lampu yang telah dimodifikasi yang terkoneksi dengan internet sehingga dapat dinyalakan dan dimatikan dengan memanfaatkan koneksi internet. Beberapa orang siswa mencoba mengoperasikan secara langsung Lampu IoT tersebut. Dalam coaching clinic ini juga diperkenalkan beberapa jenis robot hasil inovasi/kreasi mahasiswa fisika dari Tim Physics Research Club (PRC). Tim PRC memaparkan prinsip kerja robot dan lampu IoT yang telah dibuat, mula-mula dijelaskan tentang komponen-komponen robot dan fungsinya masing-masing, demikian juga dijelaskan komponen-komponen dan prinsip kerja Lampu IoT. Para siswa sangat antusias menerima pengetahuan baru tentang teknologi robotika dan Internet of Things (IoT), bahkan para siswa tertarik untuk mempelajari dan mendalami teknologi robotika dan IoT untuk dikembangkan sebagai ekstrakulikuler di sekolah.

Coaching clinic IoT dan Robotika

Selain coacing clinic robotika dan IoT, dalam kunjungan ini juga disosialisasikan kepada siswa tentang IPB University meliputi keunggulan-keunggulan IPB University serta perannya dalam membangun pertanian di Indonesia, selain itu juga disosialisaikan tentang fakultas/sekolah dan program-program studi yang ada di dalamnya. Dalam sosialisasi ini Juga diperkenalkan jalur penerimaan mahasiswa baru di IPB University khususnya jalur mandiri seperti jalur BUD (Beasiswa Utusan Daerah), jalur prestasi (PIN), dan jalur Ketua OSIS. Sosialisasi ini disampaikan oleh Ketua Departemen Fisika IPB University, Dr. Akhiruddin Maddu, M.Si.  Secara khusus Dr. Akhiruddin Maddu juga menyampaikan program-program kerja dan capaian-capaian serta keunggulan-keunggulan Departemen Fisika IPB University dalam mengelola program sarjana fisika di IPB University dengan misi mewujudkan pendidikan tinggi bidang fisika yang profesional dan menghasilkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala SMK Budiniah, Moch. Nanang Mahfudzi, S.Pd.I sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Departemen Fisika IPB University atas pengetahuan dan wawasan yang diberikan oleh kepada siswa-siswi SMK Budiniah Citureup, Kabupaten Bogor. Ia berharap Departemen Fisika IPB University dapat bekerjasama lebih lanjut dengan SMK Budiniah Citeurep, Kabupaten Bogor untuk membina siswa-siswa dalam bidang robotika dan teknologi komunikasi untuk meningkatkan literasi dan keterampilan siswa dalam bidang teknologi, khususnya teknologi robotika dan teknologi komunikasi. Beliau juga berpesan kepada siswa-siswa SMK Budiniah untuk sesalu berupaya meningkatkan literasi dan keterampilannya dengan senantiasa mencari sumber-sumber pembelajaran seperti berkunjung ke perguruan tinggi seperti IPB University. Ketua Departemen Fisika IPB University mengatakan bahwa Departemen Fisika IPB University selalu terbuka untuk menerima dan memfasilitasi siswa-siswa untuk mengembangkan kompetensinya dan meningkatkan literasinya terkait sains dan teknologi.

Penyerahan cinderamata dari Kepala Sekolah SMK Budiniah

Departemen Fisika IPB University Memberikan Coaching Clinic Robotika dan IoT kepada siswa MAS Sahid Kabupaten Bogor

Pada 6 Februari 2020 Departemen Fisika IPB University menerima kunjungan sebanyak 80 siswa-siswi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Sahid Gunung Menyan, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Dalam kunjungan ini para siswa mendapatkan sosialisasi pengenalan IPB University meliputi fakultas/sekolah dan keunggulan program-program studinya, serta peran IPB University dalam membangun pertanian di Indonesia. Juga diperkenalkan jalur penerimaan mahasiswa baru di IPB University khususnya jalur mandiri seperti jalur BUD (Beasiswa Utusan Daerah), jalur prestasi (PIN), dan jalur Ketua OSIS. Sosialisasi ini disampaikan oleh Ketua Departemen Fisika IPB University, Dr. Akhiruddin Maddu, M.Si.  Secara khusus Dr. Akhiruddin Maddu juga menyampaikan program-program kerja dan capaian-capaian serta keunggulan-keunggulan Departemen Fisika IPB University dalam mengelola program sarjana fisika di IPB University. Ketua Departemen Fisika IPB University juga menyampaikan bahwa Departemen Fisika mengemban misi mewujudkan pendidikan tinggi bidang fisika yang profesional dan menghasilkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kunjungan ini para siswa MAS Sahid diberikan coaching clinic tentang Robotika dan IoT (Internet of Things) yang disampaikan oleh seorang alumni sekaligus tenaga teknisi Laboratorium Fisika Lanjut Departemen Fisika IPB University, Sejahtera Ahmad, S.Si. Pada coaching clinic ini didemonstrasikan Lampu IoT, yaitu lampu yang terkoneksi dengan internet sehingga dapat dinyalakan dan dimatikan dengan bantuan internet. Beberapa orang siswa mencoba secara langsung  Lampu IoT tersebut. Dalam coaching clinic ini juga diperkenalkan beberapa jenis robot hasil inovasi/kreasi mahasiswa dan alumni Departemen Fisika IPB University dibawah naungan Physics Research Club (PRC). Sejahtera Ahmad, S.Si., memaparkan tentang komponen-komponen robot dan fungsinya masing-masing, demikian juga disampaikan komponen-komponen dan prinsip kerja Lampu IoT. Para siswa sangat antusias menerima pengetahuan baru tentang teknologi robotika dan Internet of Things (IoT), bahkan para siswa tertarik untuk mempelajari dan mendalami teknologi robotika dan IoT. Pihak sekolah juga berencana mengembangkan dan memperkuat ekstrakulikuler bidang robotika dan IoT bagi para siswa.

Kepala MAS Sahid Bogor, Ilham Alamsyah, S.Pd mengapresiasi dan berterimakasih atas pengetahuan dan wawasan yang diberikan oleh Departemen Fisika IPB University kepada siswa-siswi MAS Sahid. Ia berharap Departemen Fisika IPB University dapat memperluas dan memperkuat kerjasama yang telah dijalin selama ini dalam rangka meningkatkan literasi sains dan teknologi bagi siswa-siswi MAS Sahid Gunung Menyan, Pamijahan, Kabupaten Bogor. MAS Sahid Gunung Menyan adalah sekolah binaan Departemen Fisika IPB University dalam bidang ekstrakulikuler robotika sejak beberapa tahun terakhir. “MAS Sahid telah bekerjasama dengan Departemen Fisika IPB University dalam mengembangkan ekstrakulikuler robotika beberapa tahun terakhir dan telah berkontribusi dalam meningkatkan literasi sains dan teknologi bagi siswa, saya berharap kerjasama ini dapat diperluas dan diperkuat lagi  agar dapat memberikan dampak yang lebih besar lagi”, kata Ilham Alamsyah.

Departemen Fisika IPB University Benchmarking ke Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada

Departemen Fisika IPB University melakukan kunjungan dalam rangka benchmarking ke Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 3 Februari 2020. Dua orang tenaga pendidik (dosen) dan dua orang tenaga kependidikan (tendik) ikut serta dalam kunjungan ini, yaitu Dr. Akhiruddin (Ketua Departemen Fisika), Drs. Muhammad Nur Indro (Komisi kemahaisiswaan), Firmansyah, S.Si. (Laboran Laboratorium Fisika PPKU), dan Sejahtera Ahmad, S,Si. (Laboran Laboratorium Fisika Lanjut).  Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada yang merupakan salah satu departemen fisika terkemuka di Indonesia mengelola empat program studi yaitu Program Studi S1 Fisika, Program Studi S1 Geofisika, Program Studi S2 Fisika, dan Program Studi S3 Ilmu Fisika. Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada memiliki empat kelompok keahlian (divisi) yaitu, Fisika Material Fungsional, Fisika Teoritik dan Komputasional, Fisika Terapan, dan Geosains dengan jumlah tenaga pendidik (dosen) sekitar 40 orang. Terdapat empat laboratorium di Departemen Fisika UGM, yaitu Laboratoium Fisika Dasar, Laboratorium Fisika Material dan Instrumentasi, Laboraotium Atom dan Inti, dan Laboratorium Geofisika. Student body program sarjana Departemen Fisika UGM tidak terlalu besar (mirip dengan Departemen Fisika IPB University), namun student body program pascasarjana cukup besar, khususnya program magister yang jumlahnya bisa diatas 100 orang mahasiswa per angkatan. Kebijakan ini diambil untuk mendukung aktivitas penelitian berkualitas di Departemen Fisika UGM.

Penyerahan cinderamata

Dalam kunjungan ini didiskusikan beberbagai hal mulai dari pengelolaan sumber daya hingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Secara umum struktur organisasi Departemen Fisika UGM cukup sederhana dimana sistem pengelolaan sumberdaya yang terintegrasi. Ketua Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada, Dr. Mitrayana, M.Si. menyambut baik kunjungan Departemen Fisika IPB University. Beliau berharap ada kerjasama yang bisa dilakukan antara Departemen Fisika UGM dan Departemen Fisika IPB University, khususnya dalam bentuk penelitian dan pembimbingan bersama yang dilakukan antar personel peneliti yang ada di kedua Departemen Fisika tersebut.

Dalam kunjungan ini, peneliti senior Departemen Fisika UGM, Dr. Kuwat Triyana memaparkan aktivitas dan capaian-capaian penelitian mereka dari kelompok Fisika Material Fungsional selama tiga tahun terakhir. Topik utama penelitian kelompok ini adalah sensor kimia dan sistem sensor. Setidaknya kelompok ini telah menghasilkan publikasi-publikasi ilmiah pada jurnal-jurnal bereputasi level atas. Kelompok ini juga telah menciptakan berbagai peralatan fungsional, meliputi alat electrospinning dan alat analisis portabel yang dihasilkan di Laboratorium Fisika Material dan Intrumentasi. Salah satu diantaranya adalah hidung elektronik (electronic nose, eNOSE) yaitu alat yang berfungsi mendeteksi keberadaan analat yang mengindikasikan keberadaan substansi di dalam suatu produk. Alat (eNOSE) yang memanfaatkan sensor bau ini dikembangkan sesuai kebutuhan pasar pada berbagai bidang dan aktivitas di masyarakat seperti autentikasi produk halal secara cepat. eNOSE ini telah dimanfaatkan oleh beberapa pengguna seperti pada perkebunan kelapa sawit, rumah sakit, industri makanan, dan rumah sakit.  Alat lain yang sedang mereka kembangkan adalah lidah elektronik (electronic tongue, elto) yang memanfaatkan sensor rasa, alat ini digunakan diantaranya untuk mengindikasi kehalalan suatu produk makanan serta produk-produk industri lainnya.

Dalam kunjungan ini delegasi departemen Fisika IPB University juga dilakukan benchmarking ke beberapa fasilitas pendidikan dan penelitian di lingkungan Departemen Fisika UGM, yaitu Laboratorium Fisika Material dan Instrumentasi, Laboratorium Fisika Dasar, dan Laboratorium Geofisika. Berbeda dengan di IPB University, pengelolaan pembelajaran mata kuliah fisika tingkat pertama dilakukan sepenuhnya di Departemen Fisika UGM yang melayani seluruh bidang ilmu (program studi) di UGM yang mengambil mata kuliah fisika dasar. Laboratorium Fisika dasar UGM berada di Gedung Fisika. Departemen Fisika IPB University mendapat banyak pelajaran berarti dalam kegiatan benchmarking ke Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada, khususnya dalam efisiensi pengelolaan sumberdaya. Departemen Fisika IPB University juga mendapat pelajaran terkait aktivitas penelitian dan terkesan dengan capaian penelitian di Departemen Fisika Universitas Gadjah Mada.

Mahasiswa Fisika IPB merebut piala gubernur dalam kompetisi Jakbee Hackathon 2019

Jakbee Hackathon merupakan kompetisi di bidang teknologi yang diselenggarakan oleh BAZNAS DKI Jakarta dan juga Pemprov DKI Jakarta yang bekerja sama dengan Credeva dengan tema : “Solve our Social and Urban Problems“.

Total hadiah yang disediakan sebesar Rp 250 juta dengan mengusung 4 kategori kompetisi yakni Public Service and Dynamic GovernmentAccessible Healthcare, Waste & Environment dan Poverty.

Kompetisi ini dihadiri oleh 60 tim secara Nasional yang kemudian tersisih menjadi 25 tim finalis. Adapun di antara tim yang menjadi finalis adalah dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, dan lainnya.

Atas izin Allâh Ta’ala, Bayu Pranoto Dwi Putra, mahasiswa Fisika IPB angkatan 53 bersama dengan dua rekannya, Endang Ilkom 53 dan Jeki TIN 53, berhasil meraih dua penghargaan sekaligus merebut piala gubernur dalam kompetisi Jakbee Hackathon 2019 yang diselenggarakan pada bulan Desember 2019.

Bayu dan timnya memperoleh penghargaan Best of The Best atas semua kategori perlombaan dan 1st Winner Accessible Healthcare Category dengan hadiah uang sebesar Rp 60 juta. Dua piala dan penghargaan diserahkan secara langsung oleh Bapak Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.

Hadiah best of the best diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Ide yang dibawakan oleh Bayu dan timnya adalah purwarupa alat sensor gula darah non-invasive mini yang terintegrasi dengan Internet sehingga pemantauannya dapat diakses secara mobile baik melalui PC maupun handphone, oleh client dan tenaga medis yang bertugas.

 

Departemen Fisika IPB University Kunjungan dan Workshop ke Universiti Teknologi Malaysia

Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University mengadakan kunjungan ke Center for Sustainable Nanomaterial (Csnano) Universiti Teknologi Malaysia, Johor Bahru, Malaysia pada tanggal 18-19 Desember 2019. CSNano UTM dipilih dengan mempertimbangan kemajuan pesat dalam bidang penelitian nanomaterial menggunakan bahan dasar hayati dengan metode ramah lingkungan pada aplikasi Fisika Terapan dan Biomedis. SCNano UTM juga memiliki kemajuan pesat terhadap publikasi internasional.

Foto bersama di depan Universiti Teknologi Malaysia

Kunjungan ini bertujuan untuk studi banding terhadap infrastruktur kemahasiswaan UTM, peralatan laboratorium pendidikan dan penelitian, serta workshop green synthesis nanoparticles. Kunjungan ini juga difokuskan pada penjajakan kerjasama dalam kegiatan pertukaran pelajar, kolaborasi riset, dan penggunaan fasilitas riset yang linier dengan visi dan misi Departemen Fisika khususnya pengembangan Divisi,” papar Kepala Divisi Fisika Terapan, Dr. Irmansyah.

Beberapa delegasi yang ikut serta dalam kunjungan ini diantaranya adalah dosen yaitu, Dr. Siti Nikmatin, Dr. Setyanto Tri Wahyudi, dan Dr. Irmansyah Sofian, teknisi laboratorium Bambang Hermawan, M.Si dan perwakilan mahasiswa S2 Biofisika, yaitu Angga Saputra, Nico Berlinson Fernando, Putri Lailatul Bintari, dan Adhi Rahmadian, serta perwakilan mahasiswa S1 Fisika, Aditya Pratama Rico (53) , Rohul Rizki Mubaroq (54), dan Vanya Azzahra Chairunissa (55).

Kunjungan diawali dengan menghadiri short presentation oleh Assoc. Prof .ChM, Dr. Nik Ahmad Nizam Nik Malek (Director of CSNano). Pada penjelasannya, Dr. Nik menjelaskan penelitian yang sedang dikembangkan oleh CSNano dan tujuan serta keanggotaan dari kelembagaan CSNano. CSNano menfokuskan pada pengaplikasian nanopartikel dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus melihat sisi sustainable initiative dari material tersebut. Dalam keanggotaannya, CSNano terdiri atas peneliti dan mahasiswa yang dibagi menjadi dua jenis keanggotaan, yaitu member penuh sebanyak lima peneliti dan associate member sebanyak tujuh peneliti. Penelitan yang banyak dilakukan oleh CSNano diantaranya merupakan penelitan yang mengaplikasikan nanomaterial dalam lingkungan medis dan biologis. Pemaparan aktivitas Divisi di Departemen Fisika dipaparkan oleh Dr. Irmansyah, sementara itu penelitian dan scale up hasil riset ke industri dan masyarakat disampaikan oleh Dr. Siti Nikmatin.

Kunjungan dilanjutkan dengan mengikuti workshop green syntesis nanoparticles yang dibina oleh Achmad Syafiuddin, Ph.D yang

Pemaparan metari oleh Ahmad Syaifudin Ph.D

juga merupakan alumni S1 Fisika IPB University di laboratorium departemen medical engineering, UTM, Malaysia. Pada kesempatan kali ini, rombongan delagasi ditunjukkan langkah-langkah pembuatan nanopartikel silver dengan metode green synthesis menggunakan daun ceri.

Penyerahan cinderamata

Di akhir lawatan, rombongan delegasi menghadiri workshop penulisan jurnal Internasional oleh Dr. Syaifudin yang kembali dilaksanakan di gedung UTM Space, UTM, Malaysia. Pada workshop ini, robongan diajarkan mengenai bagaimana cara menulis jurnal Internasional yang baik, serta tips dan trik dalam menembus jurnal internasional Q1.

(Resource person: Dr. Siti Nikmatin)

Woww super keren, Departemen Fisika IPB nomor 2 terbanyak di FMIPA dan nomor 4 se-IPB dalam publikasi terindeks Scopus.

Departemen Fisika IPB University terus meningkatkan jumlah publikasi ilmiah bereputasi di tingkat internasional. Saat ini posisi Departemen Fisika terus meningkat dan sudah berada di peringkat kedua se-FMIPA dan peringkat keempat di tingkat Universitas dengan jumlah publikasi terindeks Scopus sebanyak 81 artikel. Jumlah publikasi ini mengalami lompatan yang luar biasa dari tahun sebelumnya (2018) dimana Departemen Fisika hanya berada di peringkat kedelapan di IPB.

Departemen Fisika berkomitmen terus meningkatkan jumlah publikasi tiap tahunnya yang dibarengi dengan kualitas publikasi yang baik dan lingkup keilmuan yang lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Publikasi dosen Fisika terdapat dalam tautan berikut (https://physics.ipb.ac.id/?page_id=488).

(Resource person: Sitti Yani)

Kunjungan ke Kampus Ternama di Asia Tenggara Jadi Program Tahunan Departemen Fisika IPB University

Pada tanggal 17 Desember 2019, enam orang dosen Departemen Fisika, IPB University Dr. Akhiruddin, Dr. Tony Ibnu Sumaryada, Dr. Kiagus Dahlan, Dr. Mersi Kurniati, Dr. Irzaman, dan Dr. Sitti Yani memperoleh kesempatan untuk mengunjungi Komplek Penyelidikan Klinikal, Institut Perubatan dan Pergigian Termaju/IPPT (Advance Medical and Dental Institute/AMDI), Universiti Sains Malaysia (USM) di kota Bertam, Pulau Pinang, Malaysia. Dosen Fisika IPB mengunjungi IPPT untuk menginisiasi riset bersama dan publikasi internasional bersama antara Fisika IPB dan IPPT USM serta mengunjungi beberapa fasilitas kesehatan yang digunakan di di IPPT untuk mengobati pasien dan sarana riset dosen USM dalam bidang Fisika Medis.

Penyerahan cinderamata berupa buku teks dari Dr. Mohd Zahri kepada Ketua Departemen Fisika IPB

USM merupakan salah satu universitas terbesar di Malaysia setelah University of Malaya yang memiliki QS Ranking 165. Dalam bidang Fisika Medis, universitas ini merupakan salah satu universitas yang maju di Malaysia yang didukung oleh rumah sakit pendidikan dengan fasilitas kesehatan yang memadai yang mereka miliki.

Kegiatan yang dilakukan dalam kunjungan ini adalah forum diskusi bersama dan tur keliling fasilitas kesehatan yang terkait radiologi di IPPT. Pada tahap awal, kunjungan secara resmi diterima oleh Dr. Mohd Zahri Abdul Aziz yang merupakan salah satu staf pengajar dan pengelola fasilitas kesehatan di IPPT. Dr. Zahri sangat mengapresiasi kunjungan Departemen Fisika IPB untuk membagi ilmu dan penelitian terkait Fisika Medis. Beberapa ide penelitian menarik yang dapat dilakukan bersama dibicarakan dalam pertemuan ini yang terkait dengan proteksi radiasi.

Tur keliling fasilitas kesehatan di Komplek Penyelidikan Klinikal diawali dengan kunjungan di fasilitas radiologi. Fasilitas radiologi terdiri atas alat fluoroskopi, CT-scan, magnetic resonance imaging (MRI), dan mamografi. Selain itu, ruang pembacaan detektor termoluminesensi (TLD-reader) juga dapat diakses dan digunakan sebagai sarana penelitian di IPPT. Radioterapi yang terdiri atas teknik brakiterapi dan eksternal beam radiation therapy (EBRT) juga dapat di IPPT. Teknik brakiterapi menggunakan sumber Iradium-192 sedangkan EBRT menggunakan linear accelerator (Linac) Elekta 6 dan 10 MV. Metode treatment planning system (TPS) yang digunakan memanfaatkan perangkat lunak termutakhir untuk menghasilkan perhitungan dosis pasien yang tepat.

Selain radiologi dan radioterapi, IPPT USM juga memiliki fasilitas kedokteran nuklir termutakhir yakni PET-CT, dan SPECT-CT. Alat kesehatan ini lebih aman dibanding alat yang menggunakan radiasi namun masing-masing memiliki kekurangan yang dapat saling melengkapi.

“Semua fasilitas kesehatan yang dimiliki oleh IPPT dapat digunakan oleh dosen sebagai sarana penelitian yang mendukung publikasi yang berkualitas. Perisai radiasi yang digunakan untuk melindungi pasien dan pekerja radiasi sudah dilakukan sesuai standar yang dikeluarkan oleh International Atomic and Energy Agency (IAEA). Namun, penelitian penggunaan perisai radiasi yang ramah lingkungan dan berbiaya murah terus dilakukan”, kata Dr. Zahri di sela-sela tur fasilitas radioterapi.

Foto bersama di depan Komplek Penyelidikan Klinikal, IPPT, USM

Ketua Departemen Fisika berharap untuk selanjutnya kerjasama antara IPPT USM dan Fisika IPB University dapat berjalan lebih intensif melalui pelaksanaan riset dan publikasi internasional bersama serta penyelenggaraan konferensi internasional bersama.

Resource person (Dr. Akhiruddin)

Dosen Departemen Fisika IPB University Mengadakan Kunjungan Akademik ke UniMAP, Malaysia

Departemen Fisika memiliki agenda tahunan untuk melakukan kunjungan ke beberapa universitas maju di Asia Tenggara. Pada kesempatan ini tanggal 15-16 Desember 2019, kunjungan dilakukan di Universitas Malaysia Perlis (UniMAP), Kangar, Malaysia. Kunjungan ini bertujuan untuk menginisiasi peluang kerjasama dalam beberapa bidang Fisika dengan universitas yang telah establish tersebut. UniMAP dipilih sebagai universitas tujuan dengan mempertimbangkan jumlah publikasi internasional yang telah dihasilkan oleh universitas tersebut dan kesesuaian bidang kajian Fisika antara Fisika UniMAP dan Fisika IPB.

Korespondensi surel dilakukan sebagai langkah awal untuk melakukan kunjungan ke Universitas Malaysia Perlis (UniMAP) yang berada di bagian Utara Malaysia tersebut. Universitas ini sangat maju dalam hal penelitian dalam bidang sains material yang hasil penelitiannya telah dipublikasikan dalam jurnal bereputasi dan memiliki QS Ranking 701-750. Kunjungan dilakukan oleh enam dosen Fisika yakni Dr. Akhiruddin (Ketua Departemen Fisika), Dr. Tony Ibnu Sumaryada (Sekretaris Departemen Fisika), Dr. Mersi Kurniati (Ketua Prodi Magister Biofisika), Dr. Kiagus Dahlan (Ketua Divisi Biofisika), Dr. Irzaman, dan Dr. Sitti Yani.

Kunjungan diawali dengan menghadiri undangan dalam Nanotechnology and Biosensor Colloquium 2019 yang diadakan di aula Hotel Seri Malaysia Kangar. Kolokium ini menghadirkan beberapa univeritas yang maju dalam bidang teknologi nano dan biosensor dari Malaysia dan China. Beberapa diantaranya adalah Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Universitas Sains Malaysia (USM), dan Universitas Xiamen (China). Dalam kesempatan ini dibahas tentang penelitian terkini yang dilakukan universitas masing-masing, diskusi terbuka, dan membuka peluang kerjasama antar institusi.

Penyerahan cinderamata dari Departemen Fisika IPB kepada Prof. Uda Hashim

Kunjungan dilanjutkan dengan pertemuan dengan Prof. Uda Hashim (Deputy Vice Chancellor (Research and Innovation) UniMAP). Prof. Uda menerima kunjungan dari Departemen Fisika ini di kantornya yang berada di KWSP Building. UniMAP masih tergolong universitas yang masih muda yang berdiri pada tahun 2002 namun telah mengungguli beberapa universitas “tua” dalam jumlah jurnal bereputasi.

“Penelitian yang kami lakukan difokuskan pada pemecahan masalah yang ditemukan di lingkungan sekitar dengan menggunakan metode sederhana dan melakukan sebanyak mungkin inovasi sehingga produk yang dihasilkan dari penelitian-penelitian tingkat universitas dapat dikomersialkan dan diterima oleh industri dan pasar,” kata Prof. Uda Hashim. Dalam kesempatan ini, Prof. Uda berterima kasih atas kunjungan dari Departemen Fisika IPB dan membuka peluang kerjasama dalam bidang sains material.

Di akhir lawatan, Dosen Fisika IPB meninjau Institute of Nano Electronic and Engineering (INEE) dan Lab. Clean Room yang mengembangkan teknologi nano dan telah menghasilkan beberapa produk yang telah dipasarkan. Laboratorium ini berisi alat-alat karakterisasi material yang menggunakan teknologi tinggi.

Selain melakukan kunjungan ke Institute of Nano Electronic and Engineering (INEE) dan Lab Clean Room UniMAP, rombongan Fisika IPB juga menyempatkan diri berkunjung ke perpustakaan modern UniMAP yang didesain sesuai dengan perkembangan zaman dan menarik mahasiswa milenial yang betah berlama-lama di dalam perpustakaan. Perpustakaan ini bergaya modern dengan tema yang berbeda di tiap lantainya. Desain bangunan ini sangat menginspirasi dosen di Departemen Fisika untuk mendesain ruangan diskusi yang lebih ramah kaum milenial.

Ruangan lantai dasar Perpustakaan Tuanku Syed Faizuddin Putra, UniMAP
Foto bersama para delegasi NBC Colloquium

Dr. Akhiruddin sebagai ketua departemen Fisika berharap, dengan adanya kunjungan akademik ke UniMAP tersebut, kerjasama luar negeri yang dilakukan oleh IPB, dapat lebih dikembangkan lagi. Selain itu, beliau juga berharap dapat mengundang beberapa dosen dari universitas terkemuka untuk memberikan kuliah umum di departemen Fisika dalam rangka menularkan iklim belajar dan penelitian yang bermanfaat dalam perkembangan keilmuan di Fisika IPB.

Berita ini juga diterbitkan oleh Republika dan Kumparan

https://republika.co.id/berita/q371fd374/departemen-fisika-ipb-melawat-akademik-ke-unimap-malaysia

Resource person (Dr. Akhiruddin)